Demografis, Geografis dan Iklim
Daerah yang menonjol dengan gaya bahasa ekspresif ini terletak diantara garis busur timur antara 108 derajat 39’ 17’ sampai 109 derajat 27’ 15’ dan diantara garis lintang selatan 7 derajat 15’ 05’ sampai 7 derajat 37’ 10’, atau berada di belahan selatan garis khatulistiwa.
Karena itulah, Banyumas memiliki iklim tropis basah. Suhu udara maksimal 30,9 derajat Celcius, dengan suhu minimal 21,4 derajat Celcius. Suhu rata-rata harian berkisar pada angka 26,5 derajat Celcius. Sepanjang tahun, rata-rata terdapat 116 hari hujan dengan kapasitas 2.527 mm. Kawasan Wisata Alam Baturraden yang menjadi primadona Banyumas, memiliki curah hujan tertinggi mencapai 168 hari per tahun dengan kapasitas rata-rata 5.320 mm.
Banyumas terhubung dengan berbagai kota kecil dan besar di Jateng melalui jalur darat berupa jalan raya dan lintasan kereta api. Banyumas berbatasan dengan Kabupaten Tegal dan Pemalang di sebelah Utara, Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen di sebelah Timur, Kabupaten Cilacap di sebelah Selatan serta Kabupaten Brebes dan Cilacap di sebelah Barat. Jarak dari ibukota propinsi Jateng, Semarang sejauh 211 kilometer.


