id ID en EN
Ini lho, grup kesenian yang tampil pada PKSN 2017
22 Mei

Ini lho, grup kesenian yang tampil pada PKSN 2017

Oleh 
dalam Publikasi

Grup Kentongan Pringgo Laras dari Desa Beji, Kemranjen, Purwokerto khusus didatangkan untuk acara ini. Sebelumnya grup tari ini telah memenangkan lomba kesenian (sebagai juara satu) di seluruh Banyumas.

Grup Kentongan Pringgo Laras dari Desa Beji, Kemranjen, Purwokerto khusus didatangkan untuk acara ini. Sebelumnya grup tari ini telah memenangkan lomba kesenian (sebagai juara satu) di seluruh Banyumas. 

"Asal Kata Kentongan sendiri dari sebuah alat yang bernama kentong, dimana kentong ini adalah alat komunikasi tradisional yang terbuat bambu atau kayu dan digunakan untuk memberi informasi kepada masyarakat dengan isyarat atau ketukan-ketukan tertentu. Sekarang kentong masih bisa kita jumpai di daerah tertentu, biasanya ada di pos kampling atau pos ronda," kata Ketua Panitia PKSN 2017, Robertus Sutriyono.

Sementara itu, seni Tari Dolalak atau nDolalak adalah tarian tradisional dari Purworejo, Jawa tengah. Purworejo merupakan daerah paling timur dari wilayah Keuskupan Purwokerto. Selain di Purworejo, masyarakat Wonosobo, Kabupaten di utara Purworejo, juga mengenal tari Dolalak ini. 

Berdasarkan catatan yang ada, tarian ini terinspirasi pesta serdadu Belanda. Pada masa penjajahan Belanda, ketika para prajurit Belanda beristirahat, mereka pesta dan minum lantas berdansa. Aktivitas itu ditiru oleh masyarakat lokal dan tercipta gerakkan-gerakkan sederhana yang diulang-ulang. Dalam perkembangannya, tarian ini dipentaskan pada acara syukuran, sunatan, dan hajatan pengantin. Dipentaskan malam hari sampai menjelang pagi.

Sebagai tarian; Dolalak bisa ditarikan secara berkelompok berpasangan, atau penari tunggal. Gerakkan yang khas dari Dolalak adalah gerakkan “kirig”, yaitu gerakkan bahu yang cepat pada saat-saat tertentu. Tidak mudah untuk menguasai gerakkan “kirig” ini.Dalam pertunjukan tarian diiringi oleh musik gamelan dan nyanyian.

Selepas tarian masal berpasangan, misal empat atau lima pasang, kemudian akan ada tarian tunggal yang biasanya diwarnai dengan keadaan trance atau kesurupan. Keadaan kesurupan ini membuat penari bertingkah lucu dan menarik perhatian masyarakat.

Atas pertimbangan efektifitas; tari Dolalak lantas diperpendek durasinya. Gerakkan yang berulang-ulang dikurangi. Tarian disajikan secara padat dan bervariasi.

Sementara itu seni Buncisan adalah seni pertunjukkan khas Banyumas. Dari penuturan Pembina Kelompok Seni Buncis Margo Utama, Giwan, buncis adalah seni yang khas Banyumas, dan dikabarkan hampir punah. Dari penelusuran berita di media, tinggal satu kelompok seniman Buncis yang masih bertahan yaitu yang tampil dalam PKSN 2017.

Kelompok seniman Ngudi Utomo ini berasal dari Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas. Delapan seniman menjadi penari pemain musik, sekaligus penyanyinya. Alat musik yang mereka pegang adalah sejenis angklung. Cukup digoyang-goyang sudah membangun nada-nada.

Dalam pertunjukan, biasanya mereka menyanyikan lagu-lagu seperti eling-eling, ricik-ricik, kulu-kulu, blendong kulon, renggong manis, pacul gowang, dan sebagainya. Menurut sejarahnya nih, kesenian Buncis menggambarkan perlawanan terhadap pemerintah kolonial.

"Seni ini muncul di kalangan rakyat jelata. Kemunculannya sesudah perang Diponegoro (1925-1930) yang terkenal itu; dan akhirnya Pangeran Diponegoro kalah oleh Belanda. Sementara daerah Yogyakarta dikuasai oleh Belanda, daerah Banyumas masih melakukan perlawanan,' kata dia.

Rakyat Banyumas tetap setia pada ajaran yang pernah dituturkan oleh sang pemimpin kharimastik tersebut. Ajaran atau tuturan itu diistilahkan sebagai “cis”; sementara “bun” memiliki arti bundelan atau ikatan atau simpul. Jadi rakyat jelata di daerah Banyumas ini tetap mengikuti ajaran Pangeran Diponegoro meskipun pimpinan mereka telah ditawan. (TIm Publikasi PKSN 2107)

Baca 91 kali

HUBUNGI KAMI

  • Kontak +62 856 2542 374
    Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
  • Media Sosial

SELAYANG PANDANG

VisitBanyumas.com membantu memudahkan Anda dalam memperoleh berbagai informasi seputar Wisata, Budaya, Daya Tarik dan hal lainnya di Purwokerto, kabupaten Banyumas serta sekitarnya.
Aliansi Pariwisata Banyumas