Situs Batur Lurah

Situs Batu Lurah terletak di dusun Peninis, Desa Windujaya, Kec. Kedungbanteng, di tengah tengah areal persawahan. Dinamakan situs batu lurah menurut ceritera masyarakat setempat situs tersebut terdapat banyak tumpukan batu yang menyerupai bentuk pondasi ( batur dalam bahasa Jawa ) dan sering digunakan sebagai tempat permohonan kepada yang maha kuasa oleh masyarakat sekitarnya yang mau mencalonkan diri sebagai kepala desa (lurah).

Situs tersebut sebenarnya merupakan punden berundak dengan tiga teras, berfungsi sebagai tempat pemujaan arwah nenek moyang pada zaman prasejarah, beroirentasi ke arah utara dan selatan ke arah gunung Slamet yang diyakini sebagai tempat bersemayamnya para arwah nenek moyang. Di sebelah timur situs tersebut terdapat aliran sungai yang pada zaman prasejarah digunakan sebagai tempat bersuci sebelum menuju tempat pemujaan arwah nenek moyang. Peninggalan di dalam lokasi situs tersebut berupa beberapa buah menhir dengan ukuran rata-rata tinggi 67 cm , garis tengah 20cm .

Disamping itu terdapat beberapa kubur batu yang sebenarnya adalah makam / kuburan batu yang merupakan bangunan megalitik yang paling tua yang berfungsi sebagai kuburan, karena di tempat tersebut terdapat beberapa bentuk batu besar lainnya yang pada zaman prasejarah sering digunakan sebagai pelengkap pemujaan arwah nenek moyang yang bentuknya menyerupai menhir tempat bersemayamnya jasad nenek moyang. Luas situs keseluruhan panjang 18 m , lebar 13 m .

source: Banyumaskab.go.id