Situs Baturrana

Situs Baturrana terletak di Dusun Semaya, Desa Sunyalangu, Kec. Karanglewas, di pegunungan Baturlaya dengan ketinggian 680 m dari permukaan laut, sebelah utara Dusun Semaya. Untuk mencapai situs yang terletak di pegunungan tersebut dibutuhkan waktu perjalanan melewati jalan setapak di tengah-tengah hutan dan perkebunan penduduk kurang lebuh 5 jam dari kantor desa Sunyalangu. Dinamakan situs Baturrana menurut ceritera masyarakat setempat situs tersebut pinggirannya terdapat tumpukan batu menyerupai bentuk pondasi ( batur dalam bahasa Jawa ) dan terletak jauh dari permukiman di daerah pegunungan.

Sebenarnya situs tersebut merupakan punden berundak dengan tiga teras, yang sebagai tempat pemujaan arwah nenek moyang pada zaman prasejarah, beroirentasi ke arah utara dan selatan ke arah gunung Slamet yang diyakini sebagai tempat bersemayamnya para arwah nenek moyang. Di sebelah timur situs tersebut terdapat aliran sungai yang pada zaman prasejarah digunakan sebagai tempat bersuci sebelum menuju tempat pemujaan arwah nenek moyang.

Peninggalan yang terdapat di dalam lokasi situs tersebut berupa menhir sebanyak 1 buah, dengan bahan dasar batu andesit yang berukuran tinggi 47 cm, lebar 17 cm, dan tebal 5 cm berada pada teras ketiga, disamping itu juga terdapat beberapa makam / kubur batu yang sebenarnya makam tersebut adalah kuburan batu yang merupakan bangunan megalitik yang paling tua yang berfungsi sebagai kuburan, karena di tempat tersebut terdapat beberapa bentuk batu besar lainnya yang pada zaman prasejarah sering digunakan sebagai pelengkap pemujaan arwah nenek moyang yang bentuknya menyerupai menhir tempat bersemayamnya jasad nenek moyang. Luas situs keseluruhan panjang 20 m , dan lebar 18 m.

source: Banyumaskab.go.id