Soto / Sroto

Soto / Sroto

Soto Sokaraja atau oleh masyarakat Banyumas disebut Sroto Sokaraja adalah sejenis makanan dari Indonesia. Soto ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan soto-soto lainnya yang ada di Indonesia. Ciri utama dari soto ini adalah kuah yang bening, namun berminyak. Bumbu rempah seperti lengkuas dan batang serai sangat terasa pada kuahnya. Meski begitu, citarasa rempah dalam kuah dinetralisir dengan jahe yang membuat kuah terasa hangat di tenggorokan.

Selain rempah-rempah, citarasa gurih juga dihasilkan dari kaldu daging. Omong-omong masalah daging, penikmat Soto Sokaraja bisa memilih empat ragam daging yaitu ayam, sapi, babat atau campuran dari ketiganya.

Berbeda dengan kebanyakan jenis soto lain yang menggunakan nasi, Soto Sokaraja menyajikan potongan ketupat pada setiap porsinya. Di atas potongan ketupat inilah ditabur racikan irisan daging, daun bawang, tauge pendek serta bawang goreng.

Ada pula yang menambahkan butir kedelai yang digoreng kering. Tak lupa potongan kerupuk juga turut memenuhi mangkuk. Racikan tersebut kemudian diguyur dengan kuah soto.

Ciri khas lain yang ada pada Soto Sokaraja adalah sambal kacang yang wajib ditambahkan saat menyantapnya. Sambal ini, selain menambah citarasa pedas, juga membuat kuah soto yang semula bening dan terasa ringan menjadi coklat, kental dan penuh citarasa.

Selain sambal, pendamping Soto Sokaraja yang biasa disajikan adalah mendoan. Tempe yang digoreng lembek ini memang merupakan makanan khas Kabupaten Banyumas. Cara lain menikmati soto ini ialah dengan membagimendoan dalam potongan-potongan kecil yang lantas dimasukkan dalam mangkuk. Ini bisa menghadirkan sensasi tersendiri saat tekstur mendoan tergigit dan dikecap lidah.

Satu lagi yang tak boleh dilupakan saat menikmati soto ini ialah kerupuk. Rupa-rupa kerupuk berbahan dasar ketela maupun tepung biasanya ditempatkan dalam toples-toples besar di sudut-sudut meja, bisa memilih kerupuk klanting ataupun kerupuk kuning.

Bila penasaran ingin mencicipinya, Soto Sokaraja bisa dijumpai di Kabupaten Banyumas, namun yang menjadi sentranya ada di Kecamatan Sokaraja, tepatnya di sepanjang jalan di pusat Kecamatan Sokaraja, terutama jalan yang menuju Kota Purwokerto.