MUYEN

Muyen berasal dari kata Muyi yang artinya bayi, seni muyen berarti menengok bayi yaitu tradisi dimasyarakat Banyumas sejak dulu hingga sekarang, pada umumnya bila ada seorang ibu yang melahirkan maka masyarakat sekitar berbondong-bondong menengok dengan mambawa buah tangan seperti palawija, rempah-rempah, sayur-sayuran dan sebagainya.

Ada suatu kepercayaan yang sangat unik dalam tradisi ini yaitu kecantikan ibu yang melahirkan sangat disukai oleh makluk halus seperti jin maupun setan, sang bayipun tidak lepas dari gangguan mereka sehingga muncul tangis sang bayi. Untuk menangkal hal tersebut masyarakat sering mendatangkan kamitua atau dukun untuk mengusir makluk tersebut dengan tradisi botakan didahi/kening.

Tradisi Muyen sampai sekarang masih exsis dimasyarakat, yang membedakan dalam hal ini adalah buah tangan yang dibawa lebih bersifat modern karena pengaruh perkembangan zaman yang modern.

 

sumber:
Katalog Seni Budaya Banyumas - Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata, Kabupaten Banyumas