UJUNGAN

Ujungan salah satu bentuk ritual tradisional minta hujan yang tumbuh di rumpun budaya Banyumasan yang diselenggarakan dengan cara adu manusia. Ujungan merupakan adu manusia dengan properti berupa sebatang rotan. Pemain ujungan adalah laki-laki dewasa yang memiliki kekuatan untuk menahan benturan pukulan lawan.

Sebelum beradu pukul, pemain ujungan menari-nari dengan iringan tepuk dan sorak-sorai penonton. Ritual ini hanya dilaksanakan pada saat terjadi kemarau panjang. Hingga saat ini ujungan masih berkembang di kecamatan Somagede.